News & Updates

Apa Basis Fundamental dari Framework Apache Struts?

By Simone Delaney 14 min read 1628 views

Apa Basis Fundamental dari Framework Apache Struts?

Jika Anda pernah membersihkan kode lama dari sebuah aplikasi perusahaan besar atau mencoba memahami warisan teknis (legacy) di industri perbankan dan asuransi, nama "Apache Struts" hampir pasti akan muncul. Berbicara tentang apa basis framework Struts sebenarnya terdengar sederhana, tetapi jawabannya memiliki lapisan sejarah yang penting. Secara teknis, Struts memahami framework berbasis teknologi Java Enterprise, khususnya model Model-View-Controller (MVC) dan spesifikasi Servlet serta JavaServer Pages (JSP).

Pertanyaan "Struts berbasis apa?" sering diajukan oleh developer pemula yang berusaha menjembatani kesenjangan antara cara kerja web server tradisional dengan struktur aplikasi modern. Banyak orang keliru menyamakannya dengan framework PHP atau Python. Realitanya, Struts adalah produk anak dari Yayasan Apache yang dirancang khusus untuk ekosistem Java. Ia tidak berjalan sendiri; ia membutuhkan kontainer Servlet (seperti Tomcat, Jetty, atau WildFly) untuk tetap hidup.

Mengenal Pondasi: MVC dalam Dunia Java

Untuk benar-benar menjawab pertanyaan tentang basis Struts, kita tidak bisa hanya menyebut "Java". Kita harus melihat arsitektur di baliknya. Struts adalah implementasi klasik dari pola desainer Model-View-Controller. Bagi yang mungkin sudah lupa atau baru pertama kali mendengar, pol ini memisahkan aplikasi web menjadi tiga bagian utama agar kode tetap rapi dan mudah dikelola.

Dalam hierarki Struts, basis kodenya sangat terpaku pada komponen-komponen berikut:

  • Controller: Ini adalah inti dari Struts. Ia menggunakan Servlet khusus (sering disebut sebagai控制器 Struts, atau Struts ActionServlet) untuk menangani permintaan HTTP masuk. Servlet inilah yang menentukan ke mana aliran aplikasi harus pergi.
  • Action: Sebagai jantung logika bisnis sebaran, kelas Action di Struts bertindak sebagai jembatan antara input pengguna dan model data (backend). Basis kodenya adalah lớp Java murni yang memanen data formulir dan memutuskan hasil eksekusi.
  • View: Bagian ini biasanya ditangani oleh JSP. Struts menyediakan tag library-nya sendiri (library tag Struts) untuk menyederhanakan penghubungan data Java ke halaman HTML.

Basis implementasinya sangat bergantung pada kemampuan pemrosesan serentak (concurrency) yang disediakan oleh spesifikasi Servlet Java. Saat permintaan datang, Struts tidak langsung menciptakan objek baru untuk setiap hal; ia sering kali menggunakan pola singleton atau objek berstatus (stateful actions, meskipun ini risiko jika tidak dikelola dengan baik) untuk efisiensi memori pada masa lalu. Namun, arsitektur ini menuntut developer untuk sangat sadar akan tanggung jawab negara (state management) dan konkurensi.

Peran Servlet dan JSP sebagai Tulang Punggung

Seringkali ada kesalahpahaman bahwa Struts adalah sebuah server web. Bukan demikian. Struts merupakan middleware atau lapisan perangkat lunak yang berjalan atas standar JavaServer. Basis teknisnya adalah Java Servlet API. Jika Servlet adalah jalan raya, maka Struts adalah sistem lalu lintas canggih yang mengatur arah kendaraan, lampu sinyal, dan rute pengiriman di atas jalan raya tersebut.

Sebelum munculnya framework web modern seperti Spring MVC atau Jakarta Faces, mengkodekan Servlet murni untuk setiap halaman web adalah pekerjaan yang melelahkan dan rentan bug. Anda harus menulis boilerplate kode untuk membaca parameter XML, melakukan validasi manual, dan melempar ke halaman JSP yang berbeda. Di sinilah Struts masuk. Ia mengabstraksikan kode boilerplate tersebut menjadi file konfigurasi XML (seperti struts-config.xml) dan anotasi.

Penyandian XML ini adalah ciri khas basis Struts. Anda mendefinisikan pemetaan antara URL masuk dan kelas Java yang akan menanganinya, lalu Anda menentukan hasil mana yang akan mengarahkan ke JSP tertentu. Konfigurasi ini membuat aplikasi menjadi jauh lebih modular, meskipun bagi developer masa kini, sintaks XML yang padat terasa kaku dan sulit dirawat dibandingkan anotasi kode modern.

Evolusi dan Warisan Arsitektur

Menelusuri sejarah basis Struts, kita akan menemukan dua versi utama yang menentukan sikap komunitas Java:

Struts 1 adalah generasi pertama yang mendominasi era 2000-an. Basisnya kaku pada pemisaran objek aksi. Karena objek aksi (Action Form) dan kelas handler berbagi permintaan yang sama, masalah konkurensi sering kali menjadi mimpi buruk bagi pengembangnya. Basisnya sangat prosedural di balik topeng objek.

Sementara itu, Struts 2 hadir sebagai hasil pernikahan antara Struts 1, WebWork, dan XWork. Basis Struts 2 adalah framework interoperabil namun dengan perbedaan arsitektur mendasar. Ia beralih dari prosedural ke berbasis filter. Struts 2 menggunakan filter Servlet untuk menimpa objek permintaan sebelum mencapai servlet inti. Ini memungkinkan penggunaan Injeksi Dependensi (Dependency Injection) secara lebih terintegrasi. Basisnya berubah dari "mengelola status global di aksi" menjadi "membuat instance aksi per permintaan", yang secara signifikan memperbaiki keamanan dan manajemen memori.

Keduanya didasarkan pada standar Java EE yang sama, tetapi filosofi eksekusi di bawah tenda adalah sangat berbeda.

Kenapa Pertanyaan Ini Masih Relevan?

Mengapa kita perlu memahami basis framework Struts di tahun 2024 dan seterusnya ketika framework seperti Spring Boot atau Micronservice lebih populer? Jawabannya terletak pada kata "warisan" (legacy). Jutaan sistem enterprise besar masih berjalan di atas Struts 1 atau 2. Migrasi sistem finansial atau kesehatan yang berjalan baik adalah risiko tinggi. Oleh karena itu, pengetahuan tentang bagaimana Struts menguraikan URL, memvalidasi input, dan mengikat data ke model objek Java adalah keahlian yang sangat dicari oleh konsultan Java senior.

Memahami apa basis Struts bukan berarti Anda harus menggunakannya untuk mencoba proyek baru. Framework ini sudah mencapai usia matang (dewasa) dalam siklus hidup software. Namun, melihatnya sebagai studi kasus dalam evolusi arsitektur web Java memberikan wawasan berharga. Anda belajar bagaimana standar web berubah, mengapa pemisahan responsibilitas (MVC) begitu vital, dan bagaimana abstraksi dari kerawanan manusia (seperti menulis Servlet biasa) mendorong peningkatan produktivitas teknologi.

Struts adalah landasan bagi banyak inovasi web Java selanjutnya. Kita harus menghargai peran pentingnya dalam mengabstraksikan kompleksitas HTTP menjadi kode objek yang dapat dibaca dan dikelola, meskipun kini kita memiliki alat yang lebih ringan dan lebih cepat.

FAQ

Apakah Struts butuh aplikasi server khusus untuk beroperasi?

Tidak, Struts tidak memerlukan server khusus seperti WebLogic atau WebSphere secara eksklusif. Struts berbasis standar JavaEE, sehingga ia dapat berjalan di kontainer Servlet standar apa pun yang saling kompatibel, mulai dari Tomcat hingga Jetty, selama spesifikasi minimum Servlet terpenuhi.

Bagaimana basis keamanan Struts dibandingkan framework modern?

Basis keamanan Struts, khususnya versi lama, memiliki kerentanan yang terkenal jika tidak dikonfigurasi dengan benar (seperti bug ekspresi OGNL pada Struts 2). Basis kerentannya sering kali berasal dari pemrosesan input dan file konfigurasi XML yang berlebihan. Framework modern cenderung memaksakan konfigurasi yang lebih aman secara standar.

Apakah saya bisa menggunakan Struts dengan Java versi terbaru?

Secara teknis, Anda dapat menjalankan kode Struts 2 di atas versi Java yang lebih baru karena Java mempertahankan kompatibilitas ke belakang class. Namun, Struts 2 tidak sering memperbarui bergantung pada pustaka ketergantungan modern, sehingga mungkin sulit mengintegrasikannya dengan ekosistem Java EE/Jakarta EE terbaru atau Java 17/21 tanpa penyesuaian yang cukup tinggi.

Apakah basis struktur Struts mendukung RESTful API?

Struts murni didesain untuk pola Request-Response berorientasi tampilan (View). Ia tidak dirancang secara native untuk RESTful API JSON seperti Spring MVC atau JAX-RS. Anda bisa memaksakannya untuk melakukannya, namun basis kerjanya yang berpusat pada JSP dan model formular HTML membuatnya tidak efisien untuk pembuatan API REST murni yang ringan.

Introduction to ejb and struts framework | PPT
How Struts 2 Framework works?
Introduction to Struts | Struts Tutorial by Wideskills
What Is Struts Framework Used For at Scott Drain blog

Written by Simone Delaney

Simone Delaney is a Chief Correspondent with over a decade of experience covering breaking trends, in-depth analysis, and exclusive insights.