Arti dan Cara Pakai Kata 'Means' dalam Bahasa Inggris Sehari‑hari
Kalimat sederhana “It means” sering muncul ketika kita menjelaskan sesuatu, baik di percakapan santai maupun di media sosial. Namun, bagi banyak pelajar Bahasa Inggris, arti dan nuansa kata “means” masih terasa samar. Artikel ini akan mengurai arti ‘Arti 'Means' Dalam Bahasa Inggris Seharihari’ serta contoh penggunaan yang tepat.
Arti 'Means' Dalam Bahasa Inggris Seharihari
Secara literal, means berasal dari kata kerja mean dalam bentuk ketiga orang tunggal tunggal (present). Artinya “mengartikan” atau “menandakan”. Dalam kalimat sehari‑hari, biasanya kita menggunakan “means” ketika ingin menyatakan arti atau konsekuensi dari suatu hal, misalnya:
- It means you’re welcome. – Artinya “Kamu dipersilakan.”
- The sign means stop. – Artinya “Tanda tersebut berarti berhenti.”
Selain fungsi sebagai “mengartikan”, means juga dapat merujuk pada sarana atau cara yang digunakan untuk mencapai suatu tujuan: “Education is the means to success.”
Bagaimana Kata 'Means' Digunakan dalam Kalimat Sehari‑hari
Penggunaan “means” umumnya bersifat dua arah: (1) menyatakan arti, (2) menunjukkan sarana. Berikut beberapa pola yang sering ditemui:
- It means + kata sifat/pronoun – Menunjukkan konsekuensi langsung.
- Means + gerund/infinitive – Menjelaskan metode atau alat.
- Means + noun phrase – Menyampaikan sarana yang lebih spesifik.
Contoh:
- “The new policy means you will get a bonus.”
- “Traveling by train is a means of reducing carbon emissions.”
- “The old key is a means to access the attic.”
Perbedaan Antara Mean dan Means
Seringkali, kebingungan muncul karena bentuk kata kerja yang sama namun beda subjek:
- Mean (present) + I/you/we/they – “I mean what I said.”
- Means (present) + he/she/it – “She means well.”
Di sisi lain, means sebagai noun (tiga bentuk “means” tetap) berarti “sarana, alat, atau cara.” Contoh: “He uses many means to study.”
Contoh Penggunaan Umum yang Sering Dipakai
- “It means the same as.” – Menyatakan sinonim.
- “That means you’re in trouble.” – Menunjukkan konsekuensi negatif.
- “Means of communication.” – Menjelaskan sarana komunikasi.
- “Means of survival.” – Sarana hidup.
- “Means to an end.” – Alat untuk tujuan tertentu.
Tips Memperhatikan Konteks Saat Menggunakan Means
- Perhatikan subjek: Jika subjek tunggal “he”, “she”, atau “it”, gunakan means.
- Jika kalimat bersifat keterangan, gunakan pola “It means…”
- Jika berbicara tentang sarana, pastikan diikuti kata benda atau gerund: means of + noun/gerund.
- Hindari penggunaan “means” ketika maksudnya “berarti” tapi subjeknya tidak tunggal.
FAQ
Apa bedanya “means” dengan “meaning”?
“Means” adalah kata kerja (atau noun) yang menunjukkan cara atau arti. “Meaning” adalah noun yang merujuk pada arti atau konsep dari sesuatu.
Bisakah “means” digunakan untuk menyatakan “berarti” pada semua orang?
Ya, tapi harus mengikuti pola subjek. Untuk “I/you/we/they” gunakan “mean”, bukan “means”.
Bagaimana cara mengingat perbedaan “mean” dan “means”?
Ingatlah “mean” untuk plural dan “means” untuk singular. Juga, “means” juga bisa menjadi noun.