News & Updates

Cara Memaksimalkan Penjualan dengan Iklan Shopee, Tokopedia, dan Lazada

By Spencer Vaughn 12 min read 4830 views

Cara Memaksimalkan Penjualan dengan Iklan Shopee, Tokopedia, dan Lazada

Berjualan di marketplace memang sudah jadi pilihan utama bagi banyak penjual, tapi persaingan yang ketat menuntut kita untuk melangkah lebih jauh—yaitu memanfaatkan iklan berbayar. Baik di Shopee, Tokopedia, maupun Lazada, ada trik khusus yang kalau dipraktikkan dengan konsisten dapat meningkatkan visibilitas produk serta konversi. Yuk, kita kupas satu per satu cara efektifnya.

Kenali Platform Iklan Setiap Marketplace

Setiap platform punya sistem iklan yang mirip, tapi ada detail yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting agar tidak salah alokasi anggaran.

  • Shopee Ads: Memungkinkan penjual memilih Sponsored Products atau Search Ads. Fitur Auto Targeting cocok untuk pemula, sedangkan Manual Targeting memberi kontrol lebih pada kata kunci.
  • Tokopedia Ads: Menggunakan model Cost Per Click (CPC) dengan penempatan iklan di hasil pencarian dan halaman produk populer. Tokopedia Play juga memberikan ruang iklan video singkat.
  • Lazada Ads: Menawarkan Sponsored Search dan Sponsored Discovery. Fitur Dynamic Bidding otomatis menyesuaikan tawaran berdasarkan peluang konversi.

Jangan asal‑asa menyalin strategi dari satu marketplace ke lainnya; sesuaikan dengan keunikan algoritma masing‑masing.

Strategi Penargetan yang Efektif

Penargetan yang tepat adalah jantung dari iklan yang berhasil. Berikut beberapa cara yang sering diabaikan:

  • Segmentasi Produk: Kelompokkan barang berdasarkan harga, kategori, atau margin keuntungan. Iklan produk high‑margin dapat dipasang dengan CPC lebih tinggi.
  • Keyword Long‑Tail: Alih‑alihkan fokus pada kata kunci panjang yang spesifik, karena persaingan lebih ringan dan konversi biasanya lebih baik.
  • Retargeting Pelanggan Lama: Manfaatkan data pembeli sebelumnya untuk menampilkan iklan yang relevan, terutama pada event atau promo khusus.

Ingat, menambah kata kunci tanpa analisis bisa menghabiskan budget tanpa hasil.

Optimasi Anggaran dan Bidding

Jika budget iklan terbatas, strategi penawaran (bidding) harus selektif. Berikut langkah praktisnya:

  • Tetapkan Daily Budget yang realistis, lalu monitor performa tiap 24 jam pertama. Jika ROI positif, tingkatkan perlahan.
  • Gunakan Bid Cap untuk menghindari biaya terlalu tinggi pada kata kunci yang belum terbukti.
  • Manfaatkan Automated Bidding pada Lazada untuk mengoptimalkan tawaran secara real‑time, namun tetap set kontrol atas batas maksimum.

Sering kali penjual terjebak pada “set and forget”. Jangan lupa lakukan review mingguan untuk menyesuaikan alokasi dana.

Membuat Konten Iklan yang Menarik

Visual dan copywriting menjadi faktor penentu klik. Berikut beberapa poin yang patut diperhatikan:

  • Gambar Berkualitas Tinggi: Gunakan foto dengan pencahayaan alami, latar belakang bersih, dan resolusi minimal 1080 px.
  • Judul yang Memancing Rasa Penasaran: Kombinasikan kata sifat (mis. “Eksklusif”, “Limited”) dengan manfaat utama produk.
  • Deskripsi Ringkas, Padat Manfaat: Fokus pada satu atau dua keunggulan, hindari paragraf panjang yang membuat pembaca melompat.
  • Call‑to‑Action (CTA) Jelas: “Beli Sekarang”, “Cek Diskon”, atau “Lihat Detail” harus terlihat menonjol.

Jika memungkinkan, tambahkan video 15‑detik di Tokopedia Play atau Shopee Video Ads; data menunjukkan peningkatan rasio klik hingga 30 %.

Analisis Kinerja dan Penyesuaian

Setelah iklan berjalan, jangan hanya menunggu hasil penjualan. Gunakan dashboard masing‑masing marketplace untuk mengukur metrik penting:

  • CTR (Click‑Through Rate): Jika di bawah 1 %, pertimbangkan perbaikan gambar atau judul.
  • CR (Conversion Rate): Bandingkan dengan rata‑rata industri; kalau jauh lebih rendah, cek halaman produk untuk faktor teknis (deskripsi, stok, harga).
  • CPA (Cost Per Acquisition): Kalkulasi biaya per pembelian, pastikan masih berada di bawah margin keuntungan.

Setelah analisis, lakukan A/B testing pada elemen yang masih lemah—misalnya mengganti warna tombol CTA atau mencoba variasi kata kunci baru. Iterasi kecil namun konsisten biasanya memberi dampak besar dalam jangka panjang.

Tips Tambahan untuk Sukses Jangka Panjang

Berikut beberapa kebiasaan yang sering diabaikan oleh penjual, padahal cukup ampuh:

  • Jaga Stok Stabil: Iklan yang terus mendapatkan klik tapi sering kehabisan stok justru menurunkan skor kualitas.
  • Manfaatkan Promo Marketplace seperti Harbolnas atau Flash Sale sebagai dukungan tambahan pada iklan berbayar.
  • Bangun Ulasan Positif sejak awal; rating tinggi dapat meningkatkan kualitas iklan secara otomatis.
  • Jika memungkinkan, kombinasikan Influencer Marketing dengan iklan berbayar untuk menambah kepercayaan konsumen.

Intinya, iklan di Shopee, Tokopedia, dan Lazada bukan sekadar “set and forget”. Dengan memahami platform, menargetkan secara cermat, mengatur budget pintar, menyajikan konten menarik, dan terus memantau hasil, penjual dapat mengubah klik menjadi penjualan berulang. Selamat mencoba, dan semoga omzetmu melonjak!

Guide to Shopee My Ads Malaysia for Shopee Sellers - Ginee
Shopee Birthday Sale: Guide for E-commerce Sellers (2024)
How to Increase Sales in Shopee: 9 Proven Ways
Tips on How to Increase Your Sales in Lazada Platform - Ginee

Written by Spencer Vaughn

Spencer Vaughn is a Chief Correspondent with over a decade of experience covering breaking trends, in-depth analysis, and exclusive insights.